"Lingkaran" Bermakna "Datar"?
Sosok wanita dalam gambar post ini tertangkap basah sebagai seorang manusia sumber opini atau lebih layaknya lagi diberi gelar sebagai orang yang hobby beronani opini sebagaimana kebiasaan kaum kafir Quraish suka beropini ria dalam usaha pembenaran kepada kitab berhalanya yang diaku-akui seolah-olah berkaitan dengan Alkitab milik Kristen-Yahudi padahal dalam kenyataannya data Alkitab justru tidak ada kaitannya dengan buku agama berhalanya. Karena hal itu pasti mustahil pernah terjadi. Dan kebetulan orang ini adalah memang seorang penyembah nabi fiktif ciptaan kaum kafir Quraish tersebut, sehingga memang tidak mengherankan lagi kalau manusia satu ini juga bertipikal sama dengan kaum kafir Quraish yang berjualan opini dari hasil membaca-baca Alkitab dalam missi menjual agama berhalanya ke seluruh dunia.
Sebenarnya saya pribadi tidak pernah tertarik berkomentar tentang satu pribadi seseorang didunia maya, karena saya hanya tertarik untuk mengelupas habis ajaran penyesatan kepada manusia menuju neraka yang secara simultan disebarkan Islam, bukan umat islam. Selain itu orang yang tidak berfdungsi nalarnya tersebut justru malah sangat suka merendahkan orang lain padahal dirinyalah yang sangat rendah, karena berbicara berdasar opini semata. Orang yang terpost profilenya ini sering secara sengaja mempost profile lawan bicaranya didunia maya dengan maksud menggonggong layaknya seekor anjing betina yang sangat berharap bantuan opini pula kepada orang lain untuk mendaptkan dukungan opini ganjilnya, didalam usahanya melawan kebenaran fakta lawan bicaranya.
Adapun tulisan hasil "Onani Opini" sosok orang yang tertangkap basah didunia maya itu adalah seperti ini :
#PARAMETER_PERTAMA
TENTU bernilai 100% Kebenaran Mutlak mengenai suatu pandangan "SEMUA PERMUKAAN BUMI TERLIAT DARI KETINGGIAN" hanya apabila ybs meyakini bahwa BUMI DATAR..
silakan baca Mat 4:8,, Lukas 4:5 dan Daniel 4:10-11.. semua ayat-ayat tsb menyatakan seluruh permukaan dunia BISA TERLIAT dari ketinggian..
#PARAMETER_KEDUA
Yosua 10 aja bikin seluruh Kristen hidup dlm kegamangan sampe 19 abad (malah ampir dua puluh abad)..
baru di Tahun 1992 Paus John Paul II mau merehabilitasi nama baik Galileo Galilei beserta keturunan dan para pengikutnya.. untuk kemudian mereka REKA ULANG penafsiran mereka tentang Yosua 10..
bayangin deh sendiri..
#PARAMETER_KETIGA
kontradiksi Bible dlm menentukan bentuk bumi:
A. piringan datar (macem compact disc namun satu sisinya terdapat gunung dll)
B. bersudut dan DATAR..
C. berujung dan DATAR..
Adapun tulisan hasil "Onani Opini" sosok orang yang tertangkap basah didunia maya itu adalah seperti ini :
#PARAMETER_PERTAMA
TENTU bernilai 100% Kebenaran Mutlak mengenai suatu pandangan "SEMUA PERMUKAAN BUMI TERLIAT DARI KETINGGIAN" hanya apabila ybs meyakini bahwa BUMI DATAR..
silakan baca Mat 4:8,, Lukas 4:5 dan Daniel 4:10-11.. semua ayat-ayat tsb menyatakan seluruh permukaan dunia BISA TERLIAT dari ketinggian..
#PARAMETER_KEDUA
Yosua 10 aja bikin seluruh Kristen hidup dlm kegamangan sampe 19 abad (malah ampir dua puluh abad)..
baru di Tahun 1992 Paus John Paul II mau merehabilitasi nama baik Galileo Galilei beserta keturunan dan para pengikutnya.. untuk kemudian mereka REKA ULANG penafsiran mereka tentang Yosua 10..
bayangin deh sendiri..
#PARAMETER_KETIGA
kontradiksi Bible dlm menentukan bentuk bumi:
A. piringan datar (macem compact disc namun satu sisinya terdapat gunung dll)
B. bersudut dan DATAR..
C. berujung dan DATAR..
1.Wanita penyembah sosok fiktif bergelar"Muhammad' ini beronani opini dengan mengatakan, bahwa seolah-olah Alkitab pernah berkata kalau "Bumi Itu Datar".
Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini yang justru beropini sendiri karena ketidakmengertiannya terhadap ayat-ayat Alkitab yang dibacanya.Tapi lucunya dia malah menuduh bahwa seolah-olah Alkitablah yang pernah mendeklarasikan kalau bumi itu datar. Onani opininya itu disimpulkannya dan kemudian digonggongkannya kehadapan umum karena dua alasan yang coba dijadikannya sebagai dasar pembenaran opini hasil onaninya tersebut. Adapun dua hal pokok dasar kesimpulan opininya itu adalah didasarkannya pada 4 ayat Alkitab yang terdapat sibawah ini :
*.-Kitab Matius 4
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
*-Kitab Lukas 4
4:5 Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.
*-.Kitab Daniel 4
4:10 Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian: di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi;
4:11 pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.
*-Kitab Yesaya 40
40:22 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!
Didasarkan pada 4 Kitab dalam Alkitab tersebut, wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish yang bergelar"Muhammad" ini beronani opini, bahwa semua ayat-ayat Alkitab tersebut menyatakan seluruh permukaan dunia bisa terlihat dari ketinggian.
Tanggapan Analisis Pemaknaan kata :
1. - Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini menafsirkan dan menghasilkan opininya dengan berkata, bahwa ketinggian artinya hanya ada satu dan tidak boleh ada dua atau tiga atau seratus titik. Sehingga bila mencapai ketinggian konstan dengan naik pesawat mengelilingi bumi sekalipun, maka ketinggian konstan yang dihasilkan dari menaiki pesawat terbang itupun akan dianggapnya bukanlah suatu fakta adanya sebuah ketinggian dari atas permukaan bumi.
Sehingga dengan onani opininya dari prinsip hanya satu titik tersebut, maka menurut wanita penyembah sosok fiktif bergelar"muhammad' ini adalah mustahil melihat seluruh permukaan bumi. Adalah memang betul sekali onani opininya si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut, kalau opininya juga yang dipakai sebagai dasarnya beropini dan kemudian menggonggongkannya ke umum. Hal itu sah-sah saja dalam standart internal ajaran agama berhala Arab sehingga prilakunya yang ganjil demikian tidak perlu diherankan.
Tetapi siapa yang bilang bahwa Alkitab dalam Kitab Matius dan Kitab Lukas tersebut pernah mengatakan kalau makna ketinggian artinya adalah hanya soal satu titik, sehingga diluar satu titik ketinggian tersebut maka sudah pasti bukanlah dianggap sebagai sebuah ketinggian?- Apakah Alkitab berkata begitu?--Silahkan para pembaca membaca opini onaninya tentang maksud ayat Alkitab dalam Kitab Matius dan Kitab Lukas tersebut.
Tetapi lucunya, wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini malah tidak menganalisa pula data Alkitab yang sudah berkata bahwa dalam peristiwa tersebut,"Penginspirasi Quran yang mencoba mengajak YESUS berbicara terhadap beberapa topik pembicaraan sudah memberitahukan kepada kita adanya peristiwa Supranatural yang terjadi. Hal itu dibuktikan dengan penjelasan dalam ayat Kitab Lukas yang berbunyi "dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia".
Jikalau YESUS hanyalah seorang manusia, maka tidak akan mungkin YESUS bisa berbicara langsung dengan pembisik ayat-ayat Quran dalam peristiwa itu. Dilain sisi, wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini juga tidak menalari dengan benar, bahwa dengan fakta bahwa peristiwa itu telah terjadi didunia Supranatural, justru membuktikan kalau YESUS ternyata memang bukanlah manusia. Sehingga bukanlah sebuah hal yang aneh juga kalau YESUS yang adalah TUHAN pencipta langit dan bumi memang jelas bisa memandang semua kerajaan manusia dipermukaan bumi hanya dalam sekejab mata. Apakah ada yang aneh jikalau TUHAN pencipta langit dan bumi memang bisa memandang seluruh permukaan bumi dalam sekejab mata?
Kalau bagi wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini tentu saja mungkin hal itu adalah sesuatu yang agak aneh, karena yang dipertuhankannya dalasm hidupnya hanyalah sesosok batu yang nempel disudut ka'bah yang tentu saja memang takkan mampu melakukan suatu perbuatan nyata untuk memandang seluruh permukaan bumi dalam sekejab mata, karena memang tidak punya mata, dan selain itu hanya bisa nempel juga disudut ka'bah.
Jadi kemampuan YESUS mampu memandang semua kerajaan dunia diatas permukaan bumi hanya dalam sekejab mata jelas adalah bukti kalau YESUS adalah TUHAN, bukan karena Alkitab mengatakan bumi itu berbentuk datar lalu YESUS bisa memandang semunya dalam sekejab mata.
Jadi dalam hal ini ada kepentingan terselubung dari wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut, yaitu berjuang membelokkan fakta kalau YESUS yang adalah TUHAN pencipta langit dan bumi ingin dikatakannya dalam opini penyesatannya bahwa YESUS bukanlah TUHAN, itu inti opini dan maksud terselubungnya dalam menggonggongkan opininya kehadapan umum.
Maka untuk mendukung opini penyesatannya kepada manusia-manusia yang dianggapnya mudah disesatkkannya, maka wanita ini ingin memposisikan YESUS adalah seolah-olah adalah manusia biasa, yang yang dengan alasan pelogikaan nalar pendeknya maka adalah mustahil kalau YESUS sebagai manusia biasa akan bisa melihat semua permukaan bumi dalam sekejab mata. Itulah hasil penalaran pendeknya yang dianggapnya benar, padahal sesat.
Kenapa saya katakan sesat?--Tentu saja sesat!!--Jikalau seandainya pun bumi itu memang-benar-benar adalah berbentuk datar seperti khayalan para pengarang ayat-ayat Quran yang menuliskan dalam Quran berhalanya kalau bumi itu berbentuk datar, maka seorang manusia manapun tetap tidak akan mampu melihat semua isi permukaan bumi tersebut dalam sekejab mata karena ada batasan jangkauan mata manusia dalam memandang. Sebab hanya TUHAN YESUS yang mampu melakukan itu dengan makhluk-makhluk Roh ciptaann-Nya termasuk sosok si penginspirasi Quran yang bermaksud mencobai TUHAN YESUS dalam peristiwa tersebut. Jadi dalam hal kesimpulan opini sesat wanita tersebut, amat sangat tampak kebodohan wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut. Bukankah begitu saudara pembaca?
2. - Kemudian wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini menafsirkan lagi, bahwa adanya kata"Ujung" didalam petikan kalimat ayat Kitab Daniel seolah-olah memberi pesan kepada pembacanya, bahwa bumi itu bukan bulat karena ada "Ujungnya". Jadi opininya sendiri yang dimunculkannya sebagai sebuah kesimpulan opininya sehingga seolah-olah ayat Alkitab yang memberi pemaknaan demikian, padahal tidak.
Kebodohan wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini menurut saya sangat luar biasa idiot. Bahkan sangat kelewat Idiot. Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini sendiri yang beropini, lalu seolah-olah opininya itu adalah hasil kesimpulan pesan dari dalam ayat-ayat Alkitab.
Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini tidak mengerti, bahwa Alkitab disampaikan dalam pembahasaan kalimat manusia agar manusia yang mendengarnya bisa mengerti soal adanya batasan pandangan bagi mata manusia. Jadi kalimat "ujung" dalam ayat Kitab Daniel itu adalah pemberitahuan tentang batasan pandang anak-anak manusia dalam memandang sesuatu, bukan karena kalimat"Ujung" tersebut menyimpulkan bahwa bumi itu berujung pangkal.
Sehingga dari opini wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini menafsirkan opininya sendiri, seolah-olah Alkitab pernah berpesan kepada pembacanya bahwa bumi itu ada "Ujung". Sehingga opini wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini kemudian berakibat pada kesimpulan penafsirannya sendiri pula, bahwa seolah-olah Alkitab telah berkata kalau bumi itu berbentuk persegi empat karena adanya istilah penyebutan istilah empat penjuru mata angin.
Pada dasarnya wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini hanya sedang sibuk menyuarakan opininya sendiri dari hasil membaca-baca ayat Alkitab yang sebenarnya mustahil bisa difahaminya. Karena wanita ini hanyalah seorang manusia penyembah berhala batu disudut ka'bah, yang sudah terbiasa berotak buntu karena kebiasaan menyembah batu. Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini hanya sedang bingung sendiri mencoba mencari celah dalam hal apa bisa mencoba menyesatkan manusia agar jangan menyembah TUHAN, dengan cara menjustifikasi negatif soal Alkitab agar seolah-olah Alkitab tersebut bukanlah buku yang berisi pesan Firman TUHAN.
Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini hanya sedang mencoba bermain kata-kata dengan harapan ada yang menyangka dirinya pintar, padahal wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini hanya mencopy paste suatu bahasan yang ditulis oleh orang lain didalam sebuah webblog yang sesunggunya orang tersebutpun tidak mengerti juga apa yang sedang ditulisnya. Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini berharap dirinya dianggap pintar karena ingin mengaku kalau seolah-olah apa yang coba digonggongkannya dalam opininya tersebut seolah-olah adalah hasil analisa berfikirnya. Padahal otaknya saja sudah merupakan otak buntu karena kebiasaan menyembah batu, lalu bagaimana bisa mampu menganalisa sesuatu?
Karena semuanya sama saja tipikal manusia yang masih betah menyembah batu berhala kepunyaan kaum kafir Qurasih disudut ka'bah. Suka beropini sendiri terhadap sesuatu yang mustahil akan pernah mampu difahaminya, sebagaimana kebiasaan beropini ria para pengarang Quran tentang ayat-ayat Alkitab yang dibaca-bacanya sebelum menuliskan opini-opininya sebagi wahyu bullshit bagi manusia-manusia yang tumpul berfikir.
3.- Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini lagi-lagi mengutis sebuah tulisan webblog orang lain, agar seolah-olah apa yang digonggongkannya dalam topik Kitab Yesaya ini, adalah seolah-olah hasil pemikirannya.
Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini mengutip tulisan webblog orang lain tersebut demikian :
Kristen ditipu LAI dan LBI.
kata "lingkaran" dlm Yesaya 40:22 disulap jadi bulatan.. opa Budianto Kadarusman cma manusia gamang abadi sbg Korban TIPUAN tsb..
silakan cek bahasa aslinya :
CHUWG = lingkaran,, itulah yg tercantum dlm Yes 40:22..
so.. siapa yg mencret..?? Tentunya LAI dan LBI
kata Ibrani untuk BULAT adalah DUWR..
CHUWG = lingkaran (Yes 40:22)
DUWR = bulatan..
CHUWG itulah kata yg digunakan dlm Yes 40:22.. wake up.
Wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" ini mengasumsikan opininya sendiri dengan berkata bahwa makna dari kata"Lingkaran" adalah "Datar".
Sebab menurut asumsi copasan si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut, kata yang tertulis dalam Kitab Yesaya mengenai bumi adalah kata"Chuwg" yang berarti "Lingkaran", namun diterjemahkan kedalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia terbitan LAI menjadi"Bulatan". Sedangkan menurut opini copasan si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" berkata, bahwa kata yang bermakna "Bulatan"adalah kata"Duwr".
Bahkan wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut berkata"silakan cek bahasa aslinya"-(Maksudnya tantangan tersebut adalah agar seolah-olah dikira para pembaca copasannya dia itu seorang dan seolah-olah mengerti kosa kata Ibrani),
Kitab Yesaya 40
40:22 Dia yang bertakhta di atas bulatan--Lingkaran--bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!
KJV - Isaiah 40
40:22 It is he that sitteth upon the circle-- חוּג (chuwg) -- of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshoppers; that stretcheth out the heavens as a curtain, and spreadeth them out as a tent to dwell in:
Apakah kata Ibrani Chuwg bermakna"Lingkaran"?.--Ingat saya katakan bermakna, atau memaksudkan, bukan arti dasar kata" חוּג (chuwg) ".
Bagi orang Indonesia atau orang Inggris yang membaca kata"חוּג (chuwg)" tentu hanya akan bisa memaknai kata tersebut dalam batasan arti kata dasarnya semata, yaitu "Lingkaran". Karena Orang Inggris atau orang Indonesia tersebut memang tidak pernah hidup langsung dilingkungan orang-orang Ibrani kuno yang memiliki perluasan maksud dari kata "חוּג (chuwg)" tersebut.
Hal itu sama saja dengan orang Inggris yang membaca kalimat"Sakit Hati" milik bangsa Indonesia. Orang Inggris sudah pasti akan menterjemahkan frasa"Sakit Hati" milik bangsa Indonesia tersebut sebagai "Penyakit Liver". Tetapi apakah ungkapan"Sakit Hati" didalam lingkungan masyarakat Indonesia arti frasa"Sakit Hati" adalah maksudnya soal penyakit Lever?--Tentu tidak bukan?
Indonesia menggunakan ungkapan frasa"Sakit Hati" adalah memaksudkan penggambaran kondisi kejiwaan seseorang yang tertekan, tertindas dan teraniaya. Jadi dalam kasus pemaknaan suatu frasa seperti ini, maka orang Indonesia tidak dapat dinilai oleh orang Inggris telah menipu orang-orang diluar orang Indonesia. Orang Inggris tidak dapat memaksakan dan menyalahkan serta mengatakan kepada orang Indonesia kalau untuk mengatakan kondisi kejiwaan seseorang yang sedang tertekan, tertindas dan teraniaya, haruslah menggunakan kata"Menderita atau Suffer".
Apakah orang Indonesia mau saja disalahkan oleh orang Inggris karena bangsa Indonesia memang menggunakan kata"Sakit Hati" untuk menggambarkan kejiwaan seseorang yang sedang tertekan, tertindas dan teraniaya?-- Apakah orang Indonesia wajib menggunakan kata"Menderita atau Suffer" untuk menggambarkan kejiwaan seseorang yang sedang tertekan, tertindas dan teraniaya?Jelas tidak bukan?
Karena penggunaan kata"Menderita Atau Suffer" dalam istilah penyebutan kejiwaan seseorang yang sedang tertekan, tertindas dan teraniaya, hanya akan bermakna spesifik dan bermakna sempit didalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sedangkan istilah "Sakit Hati" adalah sebuah peristilahan yang bermakna luas dalam penggambaran ketertekanan kejiwaan sesorang. Bukan menggambarkan satu konsisi derita semata.
Maka demikian juga dalam penggunaan kata "חוּג (chuwg)""didalam Alkitab berbahasa Ibrani. Perluasan makna kata Ibrani " חוּג", dalam masyarakat Ibrani kuno jelas ada, dan bukan hanya sebatas arti dasar katanya "chuwg" didalam kosa kata bahasa Inggris. Orang Inggris dan orang Indonesia-( Terutama si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut) tidak dapat menyalahkan orang Ibrani karena menggunakan kata" חוּג " dalam menggambarkan kondisi bulatan bumi, hanya karena makna dasar kata Ibrani " חוּג " adalah "Lingkaran". Orang Ibrani punya hak dalam pemaknaan perluasan kata dari kata " חוּג " milik mereka tersebut seperti : "Mencakup", "Melingkupi", "Mengepung", "Membulat" dan "Lingkaran".
Jadi pemilihan makna kata dari pemaksutan kata " חוּג " yang dipilih oleh orang Ibrani untuk menggambarkan bulatan bumi adalah "Melingkupi atau Lingkup".
Jadi dalam konteks kata asli Ibrani " חוּג " bermakna dasar "Lingkaran" tersebut, pada dasarnya juga memiliki perluasan makna kata didalam lingkungan kehidupan masyarakat Ibrani kuno sehari-hari, yaitu "Lingkup". Sehingga dalam hal ini, hanya orang-orang bodoh saja yang mencoba menyalahkan perluasan makna kata " חוּג " milik Ibrani haruslah sebatas bermakna "Lingkaran" semata.
Maka demikian pula yang berlaku dalam perumusan maksud kata"Lingkaran" didalam bahasa Indonesia. Tidak ada penyelewenagan makna kata"chuwg" yang bermakna dasar "lingkaran" menjadi kata "Bulatan" didalam Alkitab.
Karena hanya orang bodoh saja yang memaknai kata"Lingkaran" artinya adalah"Datar", sebagaimana opini sesat dari si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut dalam screenshoot postingan ini.
Indonesia punya perluasan makna kata dari kata dasar"Lingkaran" yang bisa bermakna bulatan. Silahkan anda perhatikan gambar gerhana matahari yang saya post diatas. Diaman dalam gambar itu ada sinar berbentuk lingkaran atau berbentuk cincin. Dan sinar matahari yang berbentuk lingkaran atau berbentuk cincin tersebut jelas adalah bulat, bukan kotak dan bukan pula artinya jadi datar. Jadi didasarkan pada fakta lingkaran demikian kondisinya adalah bulat, maka kata"bulatan" yang kemudian dipakai didalam Alkitab bahasa Indonesia, sekalipun dari kata"chuwg" maknanya adalah "lingkaran".
Jadi dalam hal ini, justru si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut yang sangat bodoh dan sangat Idiot, Karena si wanita penyembah sosok fiktif ciptaan kaum kafir Quraish bergelar"Muhammad" tersebut tidak mengerti adanya sifat perluasan makna kata"Lingkaran" adalah memang real"Bulat". Bukan bermakna kotak dan bukan pula bermakna "datar' seperti opini ala batu berhala disudut ka'bah kepunyaan kaum kafir Quraish yang dijadikannya sebagai sesembahannya.

![Quran Surat No 2(Al Baqarah)ayat 191:--Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu(Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.](https://s20.postimg.org/hhriihi0d/SL3.jpg)


![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 89:--Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, Maka jika mereka BERPALING.[330], tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,](https://s20.postimg.org/6cgi38z8t/SL26.jpg)
![Quran Surat No 8(Al Anfaal)ayat 12:--Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka[599].](https://s20.postimg.org/zbn0js12l/SL6.jpg)
![Quran Surat No 9(At Taubah)ayat 5:--Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu[630], maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian.](https://s20.postimg.org/vjcovj0bx/SL15.jpg)

![Quran Surat No 9(At Taubah)ayat 29:--Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.](https://s20.postimg.org/j36saas8d/SL8.jpg)

![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat 20:--Allah menjanjikan kepada kamu harta RAMPOKAN yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta RAMPOKAN ini untukmu[1401] dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.](https://s20.postimg.org/c7mjr6xrh/SL4.jpg)
![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat 21:--Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya[1402]. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.](https://s20.postimg.org/bsb9y6bu5/SL2.jpg)
![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat)ayat 23:--Sebagai suatu sunnatullah[1403] yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.](https://s20.postimg.org/itd1w6hrh/SL16.jpg)

![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 3:--Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.](https://s20.postimg.org/mjcop2tm5/SL21.jpg)
![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 20:--Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain [280], sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata ?](https://s20.postimg.org/w6g6ysmlp/SL23.jpg)

![Quran Surat No 72(Al Jin)ayat 9:--Dan sesungguhnya kami(PARA JIN )dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang[1524] barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).](https://s20.postimg.org/3n7058rql/SL18.jpg)



![Quran Surat No 66(At Tahrim)ayat 2:--Sesungguhnya Allah telah MEWAJIBKAN kepadamu sekalian MEMBEBASKAN diri dari SUMPAHMU[1486] dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.](https://s20.postimg.org/he2afz1wt/SL10.jpg)







0 komentar:
Posting Komentar