Allah Swt Jelas Bukan Tuhan!
Pernahkah kita terpikir dengan pemahaman yang benar mengenai makna dasar dari sebutan sebutan yang biasa kita ucapkan dalam kehidupan kerohanian kita,misalnya“TUHAN - YESUS - ALLAH SWT " tersebut?.Apabila ternyata kita belum memahami makna dasar dari sebutan tersebut dengan benar,maka sudah pasti pembangunan iman kita berdiri diatas pondasi yang salah.Karena kita tidak akan mengenal TUHAN yang benar karena pemahaman yang salah terhadap contoh contoh sebutan sebutan diatas.Untuk itulah dalam postingan ini saya ingin memafarkan pemahaman dasar dari sebutan sebutan tersebut.
Semoga tulisan ini akan mendorong kita menegakkan iman dan membangunnya diatas dasar pemahaman yang benar.Sehingga iman kita bukan lagi bertumbuh dikarenakan doktrin pemahaman yang salah.Mari kita uraikan makna dasar dari beberapa contoh sebutan diatas.
PEMAHAMAN DASAR UNTUK MENGENAL ALLAH SEJATI.
I.-ALLAH - itu artinya apa?
II.-TUHAN - itu artinya apa?
III.-FIRMAN - itu artinya apa?
IV.-BAPA - itu artinya apa?
V.-YHVH-YHWH-YAHWE - itu artinya Apa?
VI.-YESUS - itu artinya apa?
VII.-ROH KUDUS - itu artinya apa?
I. ALLAH artinya"Yang disujudti" atau "Yang disembah" atau suatu sosok yang disujudti/disembah
Sosok oknum yang disujudti, Oknum ROH Kudus yang disembah/disujudti, Zat Benda yang disembah/disujudti, sesosok IBLIS yang disembah/disujudti, sesosok JIN yang disembah/disujudti, Sesosok manusia yang disembah/disujudti, Seekor binatang yang disembah/disujudti.--Jadi -----:
"ROH KUDUS" adalah--"Allah Yang Benar " --bagi semua makhluk yang hidup.
"BATU" --adalah--"Allah Batu" --bagi para penyembah sebongkah Batu.
"Seonggok Tai SAPI" adalah--"Allah Tai Sapi" --bagi para penyembah Tai Sapi
"Jin-SYAITAN"--adalah--"Allah Jin-Syaitan" --bagi para penyembah Jin-Syaitan.
"Seekor TIKUS"--adalah--"Allah Tikus" --bagi para penyembah seekor Tikus.
"Seekor KADAL"--adalah--"Allah Kadal" --bagi para penyembah seekor Kadal.
"Seekor KAMBING"--adalah--"Allah Kambing" --bagi para penyembah seekor Kambing.
Jadi apapun sosok atau benda yang disujudti atau disembah oleh manusia tersebut, maka yang disujudtinya atau yang disembahnya itulah yang menjadi “Allah” bagi dirinya dan kelompoknya!
Frasa “Allah“ adalah sebuah kata yang bersifat Netral dan Universal yang bisa dilekatkan kepada Oknum/Wujud sesujudtan atau sesembahan apa saja!.--Intinya, asal apa saja disujudti/sembah oleh pihak penyembahnya, maka jadilah yang disujudtinya/sembahnya tersebut menjadi"Allah" bagi dirinya dan kelompoknya.
Kitab Keluaran 20
20:2 Akulah TUHAN (Penguasa Sejati), "Allahmu=Sesembahanmu", yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu "Allah lain=Sesembahan Lain" di hadapan-Ku.
Kitab Yeremia 10
10:10 Tetapi TUHAN adalah "ALLAH yang benar", Dialah Allah yang hidup dan RAJA yang kekal.
10:11 Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: "Para Allah" yang tidak menjadikan langit dan bumi akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini."
Kitab Hakim Hakim 10
10:6. Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata…TUHAN..; mereka beribadah kepada PARA Baal dan PARA Asytoret, kepada Para Allah orang Aram, Para Allah orang Sidon, Para Allah orang Moab, Para Allah bani Amon dan Para Allah orang Filistin, tetapi"TUHAN" ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah.
Makna dasar kata"ALLAH“ Secara Etimology
Kata ”ALLAH” berasal dari kata: إلــه (i-la-h),
Dalam Qs. Alfatihah ayat 2 kata ( اللَّÙ‡ِ ) dibaca : “Illahi” namun diterjemahkan menjadi kata"Allah" kedalam bahasa indonesia.
ILAH artinya: yang disujudti/disembah/Objek yang disujudti /disembah.
Kalau kata ”إلــه” (i-la-h) ditambahkan huruf alif dan lam ال (al),
Maka huruf hamzah إ (i) dibuang untuk mempermudah pengucapan.
Dari sini kata ”إلــه” (i-la-h) pun menjadi ”اللــه” (Allah). إله
Sehingga makna kata “ILAH“ adalah sama artinya dengan Kata “ALLAH“
Hamzah Washal berupa Hamzah secara pengucapan dan berupa Alif secara tulisan seperti " AL" didalam kata “AL- ILAH”."Alif Aal" didalam kata "AL-ILAH "diucapkan hanya ketika menjadi permulaan saja. Namun bisa gugur ketika berada pada tengah-tengah penuturan kalimat, sekiranya sebelum Alif tersebut didahului oleh satu huruf atau satu kalimah.Hamzah Washal adalah Hamzah zaidah yang berfungsi sebagai perantara atau penyambung kepada pengucapan huruf mati atau sukun yang berada setelahnya. Hamzah Washal terdapat pada kalimah fi’il, kalimah isim maupun kalimah huruf.Hamzah washal terkadang harus di baca kasro, dhomah ataupun fathah tergantung pada sebab – sebab.
Jadi kata"Allah" hanyalah bunyi pengucapan singkat dari akar kata"Al-Ilah".Arti frasa “Allah” tidak otomatis akan merujuk kepada sosok diri TUHAN pencipta langit dan bumi.Sebab sebagaimana makna dasar kata "Al-Ilah" dalam penguraian diatas, maknanya hanyalah sekedar "Sesuatu Yang Disujudti atau atau Sesuatu Yang disembah".
Makna Kata ”S.W.T"
Rangkaian huruf "S.W.T” adalah singkatan dari dua uraian sebuah sifat dalam bahasa arab, yaitu:..."Subhanahu wa Ta’ala.”.Rincian maknanya adalah:
S = Subhan, (Ø³Ø¨ØØ§Ù† ) artinya: Yang Mahasuci
w = wa, artinya: 'dan'
T = Ta’ala,( تعالى) artinya: Yang Mahatinggi, Mahamulia.
Dari uraian tersebut dapat kita simpulkan bahwa makna kalimat rangkaian huruf ”S W T” adalah:“ Yang Mahasuci dan Mahatinggi “.
Kalau kata “ALLAH “ dan “SWT “ digabung menjadi satu rangkaian kata “ALLAH SWT”.Maka rangkaian kata tersebut akan menghasilkan makna kalimat dalam bahasa Indonesia yang berbunyi :
“Sesembahan Maha Suci dan Maha Tinggi”.Kalimat “Sesembahan Maha Tinggi dan Maha Suci ini“ seharusnya hanya boleh diucapkan oleh manusia yang masih waras kepada TUHAN Pencipta Semesta Alam yaitu TUHAN YESUS.
Namun pada kenyataannya, kalimat “Sesembahan Maha Tinggi dan Maha Suci alias "ALLAH SWT" ini juga diucapkan oleh para penyembah "Sesosok JIN-SYAITAN" kepada sesembahan mereka tersebut.Kalimat “Sesembahan Maha Tinggi dan Maha Suci alias "ALLAH SWT" ini juga diucapkan oleh para penyembah "Sebongkah BATU" kepada sesembahan mereka tersebut.Kalimat “Sesembahan Maha Tinggi dan Maha Suci alias "ALLAH SWT" ini juga diucapkan oleh para penyembah "Seonggok TAI SAPI" kepada sesembahan mereka tersebut.
Meskipun klaim dan pengakuan Bodoh para penyembah sesosok JIN-SYAITAN, dan juga pengakuan Bodoh para penyembah sebongkah BATU, serta pengakuan Bodoh para penyembah seonggok TAI SAPI tersebut akan membuat kita tertawa terpingkal-pingkal.
Jelas
dan sudah pasti, tidak akan mungkin para penyembah "Sesosok
Jin-Syaitan" akan mengatakan kalau"Jin-Syaitan" yang disembahnya adalah
sesujudtan atau sesembahan maha kotor dan maha rendah.Tidak akan mungkin
pula para penyembah"Sebongkah BATU" tersebut akan mengatakan kalau BATU
yang disujudtinya atau yang disembahnya adalah sesujudtan atau
sesembahan maha kotor dan maha rendah".Tidak akan mungkin pula para
penyembah"Seonggok TAI SAPI" tersebut akan mengatakan kalau seonggok Tai
SAPI yang disembahnya adalah sesujudtan atau sesembahan maha kotor dan
maha rendah.Pastilah semua pihak akan memuji-muji sendiri sesuatu yang
disujudtinya atau sesembahannya tersebut sebagai sosok yang dianggap
Maha Suci Dan Maha Tinggi” alias "Allah swt".--Sehingga ternyata...
* Sesosok JIN-SYAITAN adalah"Allah swt" bagi para penyembah JIN-SYAITAN.
* Sebongkah BATU sekalipun adalah"Allah swt " bagi para penyembah BATU
* Seonggok Tai SAPI sekalipun adalah "Allah swt" bagi para penyembah TAI SAPI.
Jadi
terbukti secara fakta kalau kalimat“Allah swt” maknanya sama sekali
tidak otomatis akan merujuk kepada sosok pribadi TUHAN yang menciptakan
langit dan bumi.
Kesimpulannya :
1.Huruf “Allah S.W.T “ hanyalah sekumpulan huruf yang sering diucapkan para penyembah sesuatu yang bermaksud untuk mengagungkan agungkan sendiri sosok yang disujudtinya/sesembahannya.
2.Huruf “Allah S.W.T “ 100 % bukanlah artinya TUHAN pencipta langit dan bumi.
3.Huruf “Allah S.W.T “ hanyalah sebuah"Kalimat Doktrin Internal" pengajaran buatan manusia itu sendiri didalam kelompoknya, untuk tujuan meninggikan dan meng-agungkan sendiri sosok yang disujudtinya atau yang disembahnya.
II. TUHAN artinya Pibadi penguasa perkasa, yang mampu melakukan perbuatan besar dan ajaib secara nyata dihadapan mata manusia, yang perbuatan keperkasaan-Nya tersebut tidak mampu ditiru oleh manusia-makhluk.Jadi "TUHAN" adalah sebuah predikat spesial bagi "Sosok Pribadi Penguasa" yang disembah (Allah).
Kitab Keluaran 34
34:5. Turunlah TUHAN (PENGUASA SEJATI) dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.
34:10. Firman-Nya: "Di depan Seluruh Bangsamu ini akan Kulakukan Perbuatan-Perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan MELIHAT PERBUATAN TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, Sungguh-sungguh Dahsyat.
Kitab Yeremia 16
16:21 "Sebab itu, ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka....KEKUASAAN-Ku dan KEPERKASAAN-Ku,.... supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku…"TUHAN".
Dan yang disembah Umat Kristen...adalah oknum diri yang berhakekat ROH KUDUS.Bukan yang berhakekat ZAT BENDA dan yang TIDAK pernah mampu melakukan perbuatan NYATA satu kalipun dihadapan mata manusia.
TUHAN itu sudah pasti adalah "Allah yang benar ".TUHAN itu sudah pasti adalah sesemabahn wajib yang benar.Jadi"TUHAN=PENGUASA"Otomatis adalah'ALLAH'yang benar=wajib disembah".
Tetapi tidak setiap'Allah'= Yang Disujudti-Yang Disembah" itu, sudah pasti TUHAN=Penguasa perkasa.Jadi tidak setiap yang disembah (Allah) oleh manusia itu layak dijadikan TUHAN.Sebab sebagaimana saya sebutkan tadi diatas bahwa”Allah” artinya hanyalah sesuatu yang disujudti/disembah.
Bagaimana kalau objek yang disembah seseorang dan kelompoknya itu (si Allah) adalah BATU.?Bagaimana kalau sosok yang disembahnya (si Allah) adalah JIN GUA?--Apakah BATU yang disembah sekelompok orang tersebut adalah TUHAN-PENGUASA?.(Ingat pengertian Frasa"TUHAN")
Apakah sosok JIN-SYAITAN yang terbukti tidak pernah berbuat apa apa itu layak diper-TUHAN-kan?
(Ingat pengertian Frasa"TUHAN")
Jadi pakailah NALAR YANG WARAS untuk menyadari, yang manakah"Sosdok Yang Disujudti--disembah" yang layak untuk diper-TUHAN-kan.Jadi objek/sesuatu/oknum/sosok yang disujudti itu/disembah itu harus memenuhi syarat Ke-TUHAN-an terlebih dahulu, baru boleh diper-Allah-kan alias baru boleh disembah.Karena Tidak setiap objek/oknum yang disujudi/disembah-sembah itu mampu berbuat keperkasaan yang besar dan ajaib dihadapan mata manusia.
III. FIRMAN artinya "Gemuruh Suara Sang ROH - Bunyi suara berisi pesan kebenaran dari sosok yang disembah tersebut.
UcapanNya/PerkataanNya/Segala keutuhan pemikiran dan Hikmat Diri dari oknum sesemabah itu, yang diperdengarkan--disampaikan--dikirim--dikirim kepada manusia.Jadi Firman bukan sekedar sekumpulan kata kata/logos yang dibuat menjadi kumpulan ayat ayat untuk dihafal manusia.
Melainkan "Gemuruh Suara-Pesan Agung" yang berisi Kehendak Kekal dan Hikmat Diri dari Sang Sesemabahan tersebut, untuk didengar dan dilakukan oleh manusia yang menyembah-Nya.
Kitab Ulangan 4
4:12 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadamu dari tengah-tengah api; Suara Kata Kata kamu dengar, tetapi suatu RUPA tidak kamu lihat,...Hanya Ada Suara.
4:13 Dan Ia memberitahukan kepadamu perjanjian, yang diperintahkan-Nya untuk dilakukan, yakni kesepuluh Firman.dan Ia menuliskannya pada dua loh batu.
4:36 Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar Suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kau DENGAR dari tengah tengah api.
IV. BAPA artinya sebuah posisi-Status jabatan bagi SANG ROH KEKAL yang kudus tersebut sebagai pengayom bagi para penyembah-Nya = Sebagai Orang Tua pemelihara bagi para penyembah-Nya..
"BAPA" bukanlah sebuah NAMA DIRI bagi SANG SESEMBAHAN yang diper-TUHAN-kan oleh para penyembah!.Sebutan”BAPA” juga bukanlah maksudnya ada Oknum diri Allah lain diluar Pribadi YESUS.!
V. YHVH - YHWH - YAHWE - YEHOVA -YEHWA
Sedangkan kata yang berbunyi : YAHWE-YEHOVAH - YEHWA -YEHUA adalah sebuah bunyi panggilan dari transliterasi tetragrammaton YHVH/YHWH karenma penambahan konsonan/vokal huru hidup.
Nama empat huruf ini diperkenalkan oleh TUHAN sendiri kepada MUSA saat pengutusannya untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan di Mesir.Dalam terjemahan LAI kata “YHVH/YHWH” ini diterjemahkan menjadi kalimat :“AKU ADALAH AKU”.
Kitab Keluaran 3
3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU" Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus AKU kepadamu."
Makna Pesan dari kata“YHVH/YHWH” yang disampaikan TUHAN kepada Musa maksudnya adalah tentang penjelasan sifat KEKEKALAN DIRI-NYA sebagai Identitas pengenalan-Nya kepada bangsa Israel.Yaitu"ALFA DAN OMEGA = Yang Awal Dan Akhir"
Jadi tetragrammaton"YHVH/YHWH/YAHWE" bukanlah sebuah penjelasan tentang sebuah Nama DIRI PibadiNya (Propper Name) SANG TUHAN.
Tetragrammaton“YHVH/YHWH” berasl dari akar kata"HYH".Secara Theologis Ibrani, bunyi vokal "HYH" memiliki makna sebagai berikut :
*Hayah (Aku telah Ada/Pastense/Masa lalu)
*Yihyeh (Aku akan ada/Masa akan datang)
*HoWeh (Aku ada/Present/Masa sekarang)
*Y (Yod)….*H (He)….*W (Wew)…*H (He)
Secara literal, TETRAGRAMMATON mengandung makna : “Aku Ada Yang Ada Aku Ada”, atau dengan kalimat sederhananya,YHWH/YHVH adalah kata yang bermakna “Yang sudah Ada dan Yang Akan Datang, atau Yang Awal dan Yang Akhir.
(Kitab Yesaya 44 : 6 = Kitab Wahyu 1 : 8 = Kitab Wahyu 21 : 6 = Kitab Wahyu 22 : 13 )
Makna YHVH=YHWH didalam bahasa YUNANI adalah "ALFA dan OMEGA".
Didalam bahasa Indonesia bermakna "Yang Awal Dan Yang Akhir".
Karena YHVH/YHWH adalah bermakna"ALFA dan OMEGHA"..Yang Awal dan Yang Akhir...maka TETRAGRAMMATON YHVH/YHWH didalam ALKITAB bahasa Indonesia diganti dengan kata "TUHAN".
Penggantian tetragrammaton"YHVH/YHWH" menjadi kata“TUHAN” didalam Alkitab terjemahan bahasa indonesia adalah untuk merujuk kepada sifat kuasa/adanya kuasa seorang oknum, yang apabila menjadi seseorang yang paling"AWAL" disuatu tempat dimanapun berada, maka sudah pasti oknum tersebut otomatis akan dihormati pihak yang lain menjadi satu sosok oknum penguasa pertama = Paling Awal ditempat tersebut.
VI. YESUS arti ringkasnya adalah:
*ALFA DAN OMEGA Menyelamatkan.
*TUHAN Menyelamatkan.
*PENGUASA SEJATI Menyelamatkan.
*YHVH Menyelamatkan.
"YESUS" adalah satu "Nama Karya atau sebuah Nama Perbuatan" dari sang ROH KEKAL yang kudus itu, yang artinya "Menyelamatkan".SANG ROH kekal yang kudus itu bersemayam dalam satu tubuh jasmani yang dilahirkan lewat rahim manusia untuk melakukan "Karya Penyelamatan Manusia".
Makna frasa"YESUS"
Frasa” YESUS” dalam aksara Ibrani adalah YEHOSYUA HAMASIAKH.
Kata יהושוע - YEHOSYUA' berasal dari dua kata Ibrani yaitu יהוה - YHVH (TUHAN) dan ישע - YÂSYA' (menyelamatkan).
Jadi, “YESUS” maknanya adalah : "YHVH (TUHAN) adalah keselamatan"atau "YHVH (TUHAN) menyelamatkan".Makna kata ישע - YÂSYA' (Menyelamatkan} dan ×™×” - YÂH (TUHAN).
VII. ROH (Ruach Ha Kodesh=Roh Kudus) -Atau SANG ROH artinya HIDUP = SANG HIDUP = SUMBER HIDUP = SUMBER AKTIF = SUMBER POWER = SUMBER TENAGA = SUMBER SPIRIT = SUMBER KUASA = SUMBER DAYA.
Kitab Yohanes 4
4:24 ALLAH itu ...ROH...
Makanya YESUS berkata :
Kitab Yohanes 11
11:25 Jawab Yesus: "Akulah KEBANGKITAN dan HIDUP ( ROH )
Kitab Yohanes 14
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP (ROH).
14:19 ...,Sebab Aku HIDUP (ROH)...dan kamu-pun akan Hidup.
Kitab Yohanes 15
15:5......sebab di luar AKU, kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Perhatikan penegasan JATI DIRINYA : *AKULAH JALAN - *AKULAH KEBENARAN - *AKULAH HIDUP ( ROH ).YESUS itu adalah Hakekat Hidup itu sendiri.(Hakekat sumber kehidupan bagi makhluk)
ARTINYA : "YESUS" adalah Sumber Kehidupan bagi segala makhluk ciptaanNya dan DIA adalah tempat bergantung dari segala sesuatu di alam semesta ini.YESUS bukanlah"Manusia Bumi" walaupun Dia pernah bersemayam dalam satu tubuh jasmani manusia bumi yang disebut YESUS.
Mau Dia berwujud Tiang Api-Mau Dia berwujud Tiang Awan-mau Dia berwujud Angin Badai-mau Dia berwujud dalam rupa Manusia, maka HAKEKAT ASLI jati diri-Nya adalah tetap Sang ROH KEKAL yang bersifat Kudus atau Suci.
Sekalipun Dia melakukan berbagai macam Perwujudan dalam Penyataan DiriNya kepada manusia…maka bermacam macam cara PERWUJUDAN Diri-Nya tersebut tidak akan pernah MERUBAH HAKEKAT diri-Nya atau MENAMBAH JUMLAH jumlah HAKEKAT DIRI-NYA.Dia tetap adalah SATU OKNUM PRIBADI yaitu "SANG ROH" yang KUDUS.SANG ROH yang KUDUS yang menyatakan Diri kepada makhluk ciptaan-Nya dalam berbagai cara PENYATAAN!
Kitab Yohanes 10
10:30 Aku dan Bapa adalah SATU.
Kitab Yohanes 12
12:45 Dan barangsiapa melihat AKU...ia melihat DIA...yang telah mengutus AKU.
PARAREL - menggenapi nubuat-Nya dibawah :
Kitab Keluaran 3
3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus AKU kepadamu."
Kitab Yohanes 5
5:19 ...Sebab apa yang dikerjakan BAPA,itu juga yang dikerjakan Anak.
Makanya dari sejak semula, satu Pribadi, yaitu SANG ROH yang kudus itulah yang telah melakukan penciptaan segala sesuatu sebagaimana kita lihat keadaan alam semesta dan semua isinya saat ini.
Kitab Kejadian 1
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan...ROH...Allah melayang-layang di atas permukaan air.
Perhatikan : Dalam Ayat ini terdapat kata “ALLAH” sesudah kata "ROH"....tujuannya adalah untuk membedakan Sang ROH utama (TUHAN=Bapa Segala ROH) dengan kepingan bagian Roh diriNya yang sudah diberikan kepada makhluk untuk menjadi makhluk hidup.
Kitab Yohanes 6
6:63 ROH-lah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah ROH dan HIDUP.
Kitab Yesaya
31:3 Sebab orang Mesir adalah manusia, bukan allah, dan kuda-kuda mereka adalah makhluk yang lemah, bukan…ROHyang berkuasa!
1.Hakekat Diri-Nya adalah Nature/Essensi DiriNya.
2.Perwujudan-Nya adalah Cara menyatakan dan memperkenalkan Diri-Nya kepada manusia.Untuk memperlihatkan bukti kepada manusia/makhluk ciptaan-Nya, bahwa diri-Nya adalah Pribadi Penguasa Sejati yang"NYATA".
3.SUCI atau KUDUS adalah sifat hakekat-Nya.
Inilah Identitas Asli Diri TUHAN yang benar, yaitu ROH KEKAL yang suci atau sering disebut ROH KUDUS.
Analoginya : Tepung Terigu adalah hakekat suatu makanan sebuah roti.Mau dibuat jadi roti kaleng, mau dibuat jadi bolu, mau dibuat jadi pasta atau pizza, maka sejati-nya makanan tersebut adalah tetap"Tepung Terigu".(Hakekat makanannya bukan roti kaleng, bukan bolu Cake atau bukan pasta atau pizza).Karena roti kaleng atau bolu adalah wujud lain dari tepung terigu yang berubah wujud, dan yang memunculkan nama baru sesuai dengan bentuk baru atau wujud baru dari tepung terigu tersebut.
Dan sejatinya, nama baru terhadap Tepung Terigu yang sudah berubah wujud tersebut, tidak menjadikan hakekat asal tepung terigu itu hilang atau berganti, atau bertambah hakekat, atau menjadi hakekat yang berbeda dengan hakekat asalnya.Maka demikian juga akan muncul "Sebutan -Sebutan" baru bagi Sang ROH KEKAL yang kudus dalam setiap perwujudan-Nya yang berbeda beda ketika berhubungan dengan manusia.
Makanya ketika perwujudan DiriNya dihujat manusia, Dia masih bisa mengampuni manusia.Karena Dia memaklumi KEHERANAN manusia yang tidak mungkin mampu memahami Siapa Dia sesungguh-Nya.
Kitab Matius 11
11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
Tetapi bagi manusia yang sudah diberitahu, dan sudah memahami hakekat ASLI JATI DIRI-Nya, maka siapapun yang berani menghujat Hakekat Jti Diri-Nya, maka sudah pasti akan binasa kekal dineraka!.Hal inilah yang terjadi kepada Malaikat pemberontak(Lucifer)
Si Malaikat pemberontak tersebut sudah tahu dan memahami kalau TUHAN sang pencipta adalah BAPA segala Roh, yang kekal dan SUCI, penguasa tunggal Alam Semesta!Tetapi Malaikat pemberontak tersebut tetap berani lancang untuk mencoba menyaingi dan menandingi TUHAN dengan berbuat kurang ajar meminta penyembahan dari sesama Roh makhluk.Makanya malaikat pemberontak tersebut terhukum tetap untuk binasa di Neraka.Karena dia sudah menghujat dan menentang Sang ROH Kekal yang Kudus.
Kitab Matius 12
12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi HUJAT terhadap ROH yang Kudus tidak akan diampuni.
Kitab Markus 33
33:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
3:29 Tetapi apabila seorang menghujat ROH yang KUDUS, ia TIDAK MENDAPAT AMPUN SELAMA LAMANYA, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
3:30 Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa IA kerasukan roh jahat.
Perhatikan ungkapan kemurkaan Sang ROH Kekal dalam perwujudan manusia yang disebut dengan nama"YESUS" didalam Kitab Markus 33 ayat 30 tersebut diatas.
Kitab Lukas 12
12:10 Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barang siapa menghujat...ROH...yang Kudus, ia TIDAK akan di AMPUNI.
Perhatikan petikan kalimat dalam Kitab Lukas 12:10.--Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia.Maksud “Anak Manusia” dalam kalimat ini adalah perwujudan SANG ROH yang bersemayam dalam satu tubuh jasmani manusia.Jadi kalau ada hujatan dari manusia terhadap perwujudan-Diri-Nya, maka manusia masih bisa diampuni oleh-Nya.
Jadi jangan salah memahami arti dari 7 pokok frasa diatas, agar kita jangan salah mengenal TUHAN yang kita sembah!
Demikian pewartaan kebenaran surgawi kami singkapkan kepada semua orang sebagai dasar deklarasi kami bahwa"YESUS adalah Allah pencipta alam semesta yang SEJATI"
(Artikel ini ORIGINAL ditulis oleh Founder's Group Facebook "YESUS ALLAH SEJATI"-- By : Deny Prima - Founder YAS-PA)

![Quran Surat No 2(Al Baqarah)ayat 191:--Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu(Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.](https://s20.postimg.org/hhriihi0d/SL3.jpg)


![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 89:--Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, Maka jika mereka BERPALING.[330], tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,](https://s20.postimg.org/6cgi38z8t/SL26.jpg)
![Quran Surat No 8(Al Anfaal)ayat 12:--Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka[599].](https://s20.postimg.org/zbn0js12l/SL6.jpg)
![Quran Surat No 9(At Taubah)ayat 5:--Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu[630], maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian.](https://s20.postimg.org/vjcovj0bx/SL15.jpg)

![Quran Surat No 9(At Taubah)ayat 29:--Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.](https://s20.postimg.org/j36saas8d/SL8.jpg)

![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat 20:--Allah menjanjikan kepada kamu harta RAMPOKAN yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta RAMPOKAN ini untukmu[1401] dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.](https://s20.postimg.org/c7mjr6xrh/SL4.jpg)
![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat 21:--Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya[1402]. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.](https://s20.postimg.org/bsb9y6bu5/SL2.jpg)
![Quran Surat No.48.(Al Fath)ayat)ayat 23:--Sebagai suatu sunnatullah[1403] yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.](https://s20.postimg.org/itd1w6hrh/SL16.jpg)

![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 3:--Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.](https://s20.postimg.org/mjcop2tm5/SL21.jpg)
![Quran Surat No 4(An Nisaa)ayat 20:--Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain [280], sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata ?](https://s20.postimg.org/w6g6ysmlp/SL23.jpg)

![Quran Surat No 72(Al Jin)ayat 9:--Dan sesungguhnya kami(PARA JIN )dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang[1524] barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).](https://s20.postimg.org/3n7058rql/SL18.jpg)



![Quran Surat No 66(At Tahrim)ayat 2:--Sesungguhnya Allah telah MEWAJIBKAN kepadamu sekalian MEMBEBASKAN diri dari SUMPAHMU[1486] dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.](https://s20.postimg.org/he2afz1wt/SL10.jpg)






Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus